Rabu, 24 Oktober 2012

yusuf dan zulaikha menikah ??

Yusuf dan zulaikha menikah??
 
mengenai pernikahan yusuf dan zulaikha, para ulama berbeda pendapat. ada yang mengatakan bahwa mereka akhirnya menikah, ada juga ulama yang meyakini bahwa mereka tidak sampai menikah.

1. pendapat  atau kisah yang membenarkan pernikahan antara si tampan nabi yusuf dengan Zulaikha

Kecewakah Yusuf a.s. begitu menerima penolakan tawarannya untuk menikah oleh Zulaikha? Ternyata, menurut Al-Ghazali dalam karyanya Ihya’ ‘Ulum Ad-Din (vol. 13), Yusuf a.s. tidak kecewa. Putra Nabi Ya’qub a.s. itu malah  kian gembira mendengar jawaban Zulaikha (tentu sosoknya tidak seperti yang dilukis Rembrandt seperti ditampilkan dalam gambar di samping: Zulaikha sedang dimarahi Potiphar selepas skandal cintanya terhadap Yusuf a.s. terbongkar) yang indah tersebut. Juga, dia tak patah arang. Malah, dengan pelbagai pendekatan yang meyakinkan, akhirnya Yusuf a.s. berhasil menyunting Zulaikha dan menempatkannya di istananya sebagai istri yang terhormat. 
Pendar keelokan fisik Zulaikha (dalam Torat disebut Zelikah) pun segera pulih. Malah, kini, pendar keelokannya kian bercahaya dan berkilau. Baik lahir maupun batinnya. Dan, berbeda dengan ketika masih menjadi istri Potiphar, Zulaikha kini berubah sepenuhnya menjadi seorang perempuan bangsawan yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt. Setiap saat, ia tak pernah melewatkan waktunya untuk kian mendekatkan diri kepada-Nya. 
Nah, menurut Al-Ghazali dalam karyanya tersebut, suatu siang hari, Yusuf a.s. yang lagi menikmati rehat, pulang ke istananya. Sebagai seorang suami, siang itu ia berhasrat sekali bercengkerama dengan istri tercintanya nan elok itu. Tapi, Zulaikha dengan halus menolak permintaan suaminya yang sangat tampan itu. Dia meminta, agar Yusuf a.s. menunda hasrat dan keinginannya yang menggebu itu hingga malam hari tiba. Yusuf a.s. pun, dengan agak kecewa, menerima penolakan itu. Kemudian, di malam harinya, ketika Yusuf a.s. memanggilnya, Zulaikha sekali lagi meminta agar hasrat Yusuf a.s. itu ditunda hingga siang hari tiba seraya berucap, “Wahai Yusuf, suamiku tercinta! Aku mencintaimu sebelum aku mengenal Allah Swt. Karena itu, begitu aku mengenal Dia,  bukankah sepantasnya tak kusisakan lagi cinta untuk selain Dia dan aku menghendaki pengganti Dia?” 
Yusuf a.s. pun sejenak tercenung dan termenung mendengar ucapan Zulaikha yang demikian itu. Dan, tak lama kemudian, ia berucap lirih kepada Zulaikha, “Wahai Zulaikha, istriku tercinta! Sejatinya, Allah Yang Mahaagunglah yang menyuruh aku melakukan hal yang demikian itu denganmu. Dia mengabarkan kepadaku bahwa Dia akan mengaruniakan dua putra lewat dirimu. Dia akan mengangkat kedua putra itu sebagai Nabi.” 
Wahai Yusuf,” jawab Zulaikha dengan wajah berbinar-binar. “Bila memang Allah Swt. memerintahkan engkau untuk bercengkerama denganku dan menjadikan aku sebagai sarana terlaksananya perintah-Nya itu, tentu perintah Allah SWT itu akan kutaati. Karena dengan ketaatan itu, kalbuku menjadi tenang.”

 2. Yusuf dan zulaikha tidak menikah

Seorang alumnus program doktoral Univ al-Azhar Kairo menuturkan, tatkala upacara pernikahan seorang mahasiswa Indonesia dilaksanakan, hadir pula Deputy Grand Syeikh al-Azhar, Prof. Dr. Abdul Ra`uf Shalabi. Ketika sampai ujung acara dan tiba saatnya berdoa, seorang mahasiswa Indonesia memimpin doa. Dengan penuh kekhusyuan mahasiswa itu berdoa dalam bahasa arab. Ketika doa itu sampai pada kalimat:
Allahumma allif baynahuma kama allafta baina Yusuf wa Zulaikha
(Ya Allah, semoga Engkau merekatkan (cinta) kedua mempelai ini sebagaimana Engkau telah merekatkan (cinta) Yusuf dan Zulaikha).
Memang doa ini sangat familier dibaca  saat acara resepsi pernikahan di Indonesia. Namun, ulama al-Azhar itu merasa tak sreg hingga kemudian menyangkalnya.
Ketika doa itu dilantunkan, tersirat sudah ada kepastian beberapa hal. Pertama, bahwa imra’atu al-aziz (istri raja Mesir) yang disebutkan di dalam al-Qur’an itu bernama Zulaikha. Kedua, bahwa akhirnya Zulaikha bertaubat menjadi baik. Dan ketiga, akhirnya Yusuf menikahi Zulaikha dan terjadi jalinan cinta yang erat antara keduanya dalam berumah tangga.
Sebenarnya, ulama berbeda pendapat tentang nama istri al-Aziz Raja Mesir, ada yang mengatakan Ra’il, Faka, Zulaikha dan masih ada beberapa nama yang lain. Pun semua bersumber dari kisah Israiliyat (ahli kitab). Al-Qur’an tidak menyebutkan nama aslinya, tapi hanya menyebutkan tabiatnya yang buruk, sebagaimana dijelaskan rinciannya oleh Ibnul Qayyim dalam Tafsirul Qayyim tatkala menafsirkan Surat Yusuf:21.
Adapun hadits, jika Anda memiliki program Maktabah Syamilah, silakan searching (cari) dengan kata kunci زليخا   atau , زليخاء   di Kitab al-Mutun yang berisi lebih dari 100 kitab-kitab hadits yang disusun oleh para ulama. Tak satupun kitab-kitab itu menyebutkan nama Zulaikha yang dinisbatkan kepada Nabi Yusuf AS.
Memang, ada beberapa ulama seperti Ibnu Katsier menyebutkan nama Zulaikha, namun beliau juga hanya menggunakan istilah ’qiila’, konon. Namun, beliau juga mengatakan perihal, ”Kebanyakan penafsir dalam hal ini mengambil kitab-kitabnya ahli kitab, fal i’radh ’anhu aula (sedangkan berpaling darinya itu lebih utama). Demikian beliau sebutkan dalam kitabnya Qishash al-Anbiya’, tatkala mengisahkan tentang Nabi Yusuf AS.
Depag pada tahun 2006 telah mengeluarkan al-Quran terjemahan bahasa Indonesia edisi revisi dengan menghilangkan kata “Zulaikha” dan menambahkan footnote bahwa penamaan istri al-Aziz sebagai Zulaikha tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Tentang kisah taubatnya Zulaikha, pun tidak ada dalil sharih maupun shahih yang menyebutkannya. Begitupun dengan kisah pernikahan antara Nabi Yusuf AS dengan Zulaikha. Andaikan hal itu ada kebaikannya untuk kita ketahui, tentu Allah akan menyebutkannya dalam Kitab-Nya, atau melalui lisan Rasul-Nya.
Dikhawatirkan, mendoakan pasangan perempuan supaya seperti Zulaikha justru mendoakan agar wanita itu memiliki karakter istri al-Aziz yang ingin berbuat serong. Cukuplah doa terbaik yang diajarkan Nabi Muhammad saw untuk pengantin, ”Baarakallahu laka, wa baaraka ’alaika, wa jama’a bainakumaa fii khairin”. (Abu Umar Abdillah)



sumber:
http://www.arrisalah.net/kajian/2010/11/nabi-yusuf-menikahi-zulaikha.html
http://arofiusmani.blogspot.com/2009/03/buah-cinta-zulaikha.html
http://www.youtube.com/watch?v=Dri_SEO0KwI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar